oleh

Mabuk “Ballo” Pemuda di Wajo Tikam Rekanya Hingga Meregang Nyawa

WAJO, Refortase.com — Seorang pria berinisial RD (37), warga Desa Ugi Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo terpaksa berurusan aparat kepolisian. Paslanya, RD menganiaya rekanya sendiri berinisial LA (25) mrnggunakan senjata tajam hingga meregang nyawa.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam S.Ik MM, saat menggelar press release, Rabu 19 Januari 2022, di Mapolres Wajo mengungkap peristiwa itu tersebut.

berawal pelaku dan korban menghadiri acara hiburan malam “karaoke” di Dusun Limpua, Desa Tua Kecamatan Majauleng, Selasa 18 Januari 2022 pukul 02.00 dinihari.

Pelaku dan korban bersama sama menikmati minuman keras jenis Mentako (Ballo). Saat pesta Miras berlangsung, lanjutnya, diduga terjadi ketersinggungan antara pelaku dan korban. “Korban yang pertama kali melakukan pemukulan kepada pelaku dengan cara menampar bagian mukanya,” Ujar Muhammad Islam pada awak media.

Tak terima dengan tamparan tersebut, Pelaku menghunus badik yang disimpan di Pinggangnya. Korban yang merasa terdesak pun lari dari tempat pesta miras. Namun, korban terjatuh dan tidak dapat selamat dari kejaran pelaku. disaat itu pun Pelaku leluasa menikam korban berkali-kali.

“Luka tusukan pada tubuh korban terdapat 13 tusukan senjata tajam,” Kata Muhammad Islam.

“Pelaku yang tidak terima tamparan tersebut, langsung menghunus badiknya, sehingga korban lari keluar dari lokasi acara. Sekitar 50 meter dari lokasi, korban terjatuh dan akhirnya terkejar oleh pelaku. Saat itu pelaku langsung menikam korban berkali-kali,” jelasnya.

Meski korban sempat dilarikan ke rumah sakit, Namun Nyawa korban tidak dapat diselamatkan karena kehabisan darah. Sementara prlaku sempat melarikan diri usai melakukan penganiayaan.

Resmob Polres Wajo dipimpin KBO Reskrim, Ipda Zainal Abidin yang melakukan pengejaran berhasil menangkap pelaku di Desa Lalliseng Kecamatan Keera Kabupaten Wajo.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Wajo untuk diproses hukum, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa baju dan celana korban, sementara badik yang dipakai menikam belum ditemukan polisi, karena dibuang pelaku saat melarikan diri.

Pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHPidana subsider pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama15 tahun.

Penulis : Adhy
Editor : Ocan

Komentar