oleh

AMIWB Minta Pihak Kejaksaan Wajo Profesional Tangani Kasus Pelecehan Mahasiswi

WAJO, Refortase.com – Puluhan massa perwakilan dari Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) Senin 23 November 2020 mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Sengkang Kabupaten Wajo.

Kedatangan massa tersebut berkaitan dengan hal menyampaikan orasi kepada aparat penegak hukum utamanya dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Sengkang untuk bekerja profesional dalam menegakkan hukum dan keadilan berkaitan dengan kasus tindakan asusila.

Dimana sebelumnya pihak Polres Wajo telah menetapkan tersangka yakni Kades Lempong Kecamatan Bola pada kasus tersebut beberapa waktu yang lalu.

Dalam orasi yang disampaikan Ketua AMIWB, Herianto Ardi yang disampaikan Ical sebagai orator dalam aksinya tersebut meminta tindakan profesional dan adil dalam penanganan kasus ini disamping juga mempertanyakan berkas yang dikembalikan Kejari Sengkang ke Polres Wajo.

“Kami minta secara profesional dan adil dan mempertanyakan berkas yang dikembalikan Kejaksaan ke Polres, dimana sebelumny pihak Polres telah melakukan P-19 ke Kejaksaan”.Ujarnya..

Sementara Kasi Pidum Kejari Sengkang, Andi Baso Sulolipu yang dihubungi terpisah terkait hal tersebut mengatakan kalau penanganan perkara sudah sesuai kuhp/sop, berkas tahap 1 diterima tertanggal 2 November dan petunjuk/P19 sudah dikirim tanggal 13 November (11 hari seelah tahap 1).

Dalam hal ini pihaknya sudah dibuatkan petunjuk yang intinya agar memenuhi minimum 2 alat bukti yang sah sesuai pasal 183 kuhp dan agar dilakukan rekonstruksi ditempat biar jelas.

Seperti diketahui dimana sebelumnya Kepala Desa Lempong Kecamatan Bola Kabupaten Wajo, Abd Karim yang secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak penyidik reskrim Polres Wajo pada hari Jumat 16 Oktober 2020 lalu.

Ditetapkanya tersangka Kades Lempong atas kasus pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi KKP belum lama ini.

Penulis : Arw
Editor : Adhy

Komentar