oleh

Anggaran Pelatihan Cakep di Soal

TAKALAR, Refotase.com – Anggaran Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Kepala Sekolah (Cakep) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Takalar disoal.

Pasalnya, anggaran Diklat peserta Cakep tersebut tidak sebanding dengan jumlah peserta yang mengikuti pelatihan Cakep. Padahal anggarannyasangat fantastis yakni Rp1,9 miliar. Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti Diklat hanya sekitar 140 orang.

“Anggarannya sangat fantastis Rp1,9 miliar dan hanya diikuti 140 peserta. Memangnya di Takalar tidak ada gedung yang bisa digunakan untuk Diklat Cakep ini, kenapa di hotel. Apalagi pelaksanaannya selama satu minggu. Ini patut dipertanyakan, karena kuat dugaan ada mark-up anggaran dalam kegiatan Diklat ini,” ungkap Ketua LSM Jaringan Anti Korupsi dan Kriminal (Jangkar) Sulsel, Sahabuddin Alle, Rabu (30/12/2020).

Sementara itu, salah seorang sumber yang minta dirahasiakan identitasnya mengatakan, tes seleksi Cakep Disdikbud Takalar tersebut dilaksanakan di hotel Phinisi Makassar dan hanya digelar selama enam hari, mulai tanggal 21-27 Oktober 2020.

“Kami hanya 120 orang yang mengikuti tes seleksi Cakep di salah satu hotel di Makassar,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) GTK Disdikbud Takalar, Hj Megawati menuturkan, bahwa tes seleksi Cakep tersebut merupakan kerjasama Disdikbud Takalar dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan(LPMP) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Anggaran awalnya Rp1,9 miliar tapi dipangkas Rp800 juta, karena ada Covid-19. Jadi sisa anggaran yang dikelola pihak LPMP hanya Rp1,1 miliar,” kata Kabid GTK, Hj Megawati saat dikonfirmasi, Rabu (30/12).

Hanya saja, pernyataan Megawati mengenai jumlah peserta Cakep tersebut berbeda dengan pengakuan sumber. Dimana, Megawati mengatakan jumlah peserta yang mengikuti Diklat Cakep sebanyak 140 orang, sedangkan sumber menyebut jumlah peserta hanya 120 orang. (*)

Komentar