oleh

Anggaran Pokir DPRD Wajo Tuai Sorotan Tajam

WAJO, Refortase.com – Anggaran pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Wajo menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan masyarakat.

Munculnya Dana serap aspirasi itu disebut sebagai pintu kekacau-balauan program pembangunan di Kabupaten Wajo. Karena, pembangunan di Wajo ditentukan berdasarkan “selera politikus” yang berkuasa, atas anggaran yang mereka kuasai.

“Tidak ada lagi pembeda mana yang prioritas dan tidak. Bukan tidak mungkin yang terjadi justru, semisal masyarakat butuh jembatan, tapi yang dibangun justru taman,”ujar salah satu rekanan kontraktor yang juga Sumber terpercaya Tim Sarkodes.

Dia menyebutkan sejumlah usulan melalui pokok pikiran dewan yang diusulkan dalam anggaran melalui proyek penunjukan dengan nilai rata rata anggaran dibawah Rp 200 jutaan itu disinyalir dan diindikasi kuat dijadikan semacam lahan bisnis untuk mendapatkan keuntungan bagi oknum anggota dewan yang punya pokir yang diakomodir masuk dalam anggaran.

“Proyek atau anggaran yang melalui pokir anggota DPRD Wajo itu rata rata ada semacam komitmen yang terjadi atau adanya sejumlah kesepakatan deal deal fee yang didapatkan oleh oknum yang punya pokir,”kata dia.

“rata rata itu kalau pokir itu ada fee juga dan ini anggaran pokir oknum anggota dewan itu anggaranya kan rata rata angka dibawah Rp 200 jutaan atau kata lain masuk dalam penunjukan”.ujarnya

Ia mengungkapkan lebih jauh kalau pokir oknum dewan itu dengan rekanan yang dapatkan pekerjaan itu biasa ada deal komitmen untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau balas jasa yang diberikan terhadap pemilik pokir yang masukkan dalam anggaran yang telah disetujui dalam apbd dan biasanya itu kebanyakan masuk dalam sejumlah pekerjaan proyek melalui instansi PU wajo.

Sementara kepala dinas PU Wajo, Andi Pameneri yang dihubungi terkait hal ini tersebut dan adanya isu info terkait hal diatas belum berhasil mendapatkan jawaban dan begitu pun saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Dan hal yang sama juga saat mencoba untuk mengkonfirmasi ke beberapa anggota dewan juga belum berhasil dan saat mencoba untuk menemui anggota DPRD wajo dikantornya yang berada dijalan rusa kota sengkang kabupaten wajo juga belum berhasil karena info adanya sejumlah agenda kegiatan diluar dan juga karena adanya suasana covid19.

Penulis : Sarkodes

Komentar