oleh

BNNP Ringkus 6 Pelaku Pengedar Narkoba di Dua Tempat Terpisah

SIDRAP, Refortase.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil meringkus enam orang terduga pelaku Narkoba di dua Lokasi yang berbeda. Bukan hanya menangkap pelaku, Aparat kepolisian juga mengamangkan 9 kilogram sabu di Parepare dan Kabupaten Sidrap. Barang haram itu diduga turun di pelabuhan Nusantara Parepare melalui KM Thalia.

Kepala Bagian Umum BNNP Sulsel, Jamaluddin mengungkapkan para pelaku yang berhasil diamankan berjumlah enam orang. “Mereka ditangkap di tempat berbeda. Tiga pelaku ditangkap di Parepare, tiga pelaku ditangkap di Datae Kabupaten Sidrap,” kata Jamaluddin, saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Mei 2021.

Jamaluddin menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan Bea Cukai Parepare untuk mengungkap peredaran sabu itu. Awalnya, kata dia, pihaknya menangkap tiga pelaku dan mengamankan sabu seberat 8 kilogram, Jumat 30 April, lalu.

“Setelah pelaku teridentifikasi, kami melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga membawa narkotika jenis sabu. Tiga pelaku berhasil diamankan. Dua warga Parepare dan satu Sidrap. SH Alias UD asal Sidrap, SY dan AW warga asal Parepare,” katanya.

Dari hasil interogasi, kata Jamal, pihaknya berhasil mengamankan sabu seberat 8 kilogram di salah satu rumah kosong di Kecamatan Soreang, Parepare. “Kami menggeledah rumah dan berhasil mengamankan 8 bungkus kemasan teh warna hijau berisi kristal putih yang tersimpan dalam tas yang diletakkan di atas lemari. Tas tersebut berisi narkotika jenis sabu dengan masing-masing berat brutto 1.000 gram. Sehingga total diduga narkotika yang diamankan sejumlah 8.000 gram,” jelasnya.

Tak sampai di situ, BNNP Sulsel lalu melakukan pengembangan di Datae, Kabupaten Sidrap dan Sengkang. “Kami mendapat info dari masyarakat akan terjadi transaksi narkoba jenis sabu di permandian Datae Sidrap. Kemudian pada Minggu 2 Mei sekitar pukul 16.00 wita, tim BNNP sulsel berhasil menangkap pelaku berjumlah dua orang dan mengamankan sabu seberat 1 kilogram. Sabu itu didapat dari hasil pengeledahan di salah satu rumah di Sidrap yang diletakkan salah satu pelaku ED yang juga DPO di bawah kandang ayam miliknya. ED terakhir berada di rumahnya pada Jumat 30 april 2021 sekitar pukul 14.00 Wita,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan tersebut, BNNP Sulsel mengamankan tiga orang tersangka. Sementara ED saat ini masih dalam pengejaran. “Kami berhasil menangkap pelaku AZ, BHR yang berprofesi sebagai sopir, dan IDH seorang rumah tangga. Ketiganya warga Sengkang. Sementara ED warga Sidrap masih DPO. Jadi total enam tersangka dan 9 kilogram barang bukti diamankan di kantor BNNP Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

Komentar