oleh

DINSOSP2KBP3A Bahas Soal Isu Anak, Dalam Kegiatan Pembukaan Pemilihan Duta Anak Kab. Wajo Tahun 2021

SENGKANG, REFORTASE.com – Rangkaian kegiatan pembukaan pemilihan duta anak Kabupaten Wajo tahun 2021 yang dibuka lansung oleh kepala DINSOSP2KBP3A, H. Ahmad Jahran, Sekretaris Awaluddin Sibe, Kabid PPPHA, Andi Satriani bersama Kepala Seksi dan staf Bidang PPPHA, dilanjutkan dengan penyampaian materi sebagai pembekalan kepada peserta calon duta anak diantaranya, materi tentang kearifan budaya lokal dan sejarah tanah Wajo yang disampaikan oleh kepala bidang kebudayaan DISDIKBUD Kab. Wajo, Sudirman Sabang tentang Konvensi Hak Anak oleh Duta Anak Tahun 2016 Iin Nurul Maghfirah Syam serta materi Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor oleh Duta Anak tahun 2017, Supriadi.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Perlindungan Perempuan Dan Pemenuhan Hak Anak (PPPHA) Dinsos Wajo, Andi Satriani melalui pesan releasnya ke awak media ini dan mengatakan dalam kegiatan kali ini, jumlah peserta calon duta anak yang mendaftar secara online sebanyak 32 orang.

Namun ada beberapa yang tidak bisa ikut karena terkendala ijin dari orang tua, ada pula yg berhalangan ikut karena sakit, sehingga peserta yg mengikuti seleksi hanya 26 orang yang terdiri dari 13 putra dan 13 putri yang berasal dari perwakilan anggota forum anak daerah dan kecamatan serta dari beberapa Sekolah di Kab. Wajo. Ungkapnya

Tahapan seleksi dihari pertama diawali dengan tes tertulis, kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara yang bertujuan untuk melihat kemampuan/pengetahuan peserta tentang hak dan kewajiban anak, anak sebagai pelopor dan pelapor, peran dan partisipasi anak dalam pembangunan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan isu anak.

Penilaian tidak hanya sebatas pengetahuan saja tetapi juga tehadap sikap/attitude peserta selama mengikuti rangkaian/proses seleksi calon duta anak thn 2021.Sambungnya (Erwin)

Editor: NRW

Komentar