oleh

DPRD Wajo Menanggapi Sorotan Rabat Beton “Retak”

WAJO, Refortase.com – Sejumlah titik proyek rabat beton di Kabupaten Wajo mendapat tanggapan serius dari DPRD Wajo.

Hal itu dibuktikan saat Komisi III melakukan peninjauan langsung rabat beton yang dianggap bermasalah.

Seperti Pembangunan Rabat Beton di Lamasewanua Desa Tajo dan Desa Watang Rumpia Wajo Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Selasa (16/1/2020).

“Kita lakukan monitoring dan evaluasi hasil pengerjaan APBD 2019, kita lihat langsung kondisinya bagaimana,” kata Arga Prastya Ashar, salah satu anggota Komisi III DPRD Kabupaten Wajo.

Hasil monitoringnya pada proyek sepanjang 4,1 Km yang dikerjakan oleh PT Hastem dengan nilai anggaran Rp21 M dari APBD 2019 akan dilakukan rapat kerja bersama dinas PUPR Wajo.

“Ini aspirasi masyarakat soal temuan pekerjaan jalan yang banyak disoroti, kita sudah lihat dan hasil kunjungan kita akan dirapatkerjakan dan akan kita sampaikan ke PU,” katanya.

DPRD Wajo mengingatkan agar kontraktor yang melakukan pekerjaan jangan coba coba mengerjakan asal jadi. Pasalnya, Hasil pembangunanya dinilai merugikan negara.

Sekedar diketahui, Selain Arga Prasetya Ashar, anggota Komisi III lainnya yang turut meninjau adalah Mustafa, Musa, Andi Mulyadi, dan Elfrianto. Ada pula Wakil Ketua II DPRD Wajo, Andi Senurdin Husaini didampingi Camat Majauleng, M Jaya Ekaputra

Komentar