oleh

Istri Almarhum Salim Belum Terima Kematian Suaminya Yang Meninggal di Ruang Tahanan Narkoba Polres Sidrap

MAKASSAR, Refortase.com – Kasus kematian seorang tahanan Narkoba Polres Sidrap yakni Almarhum Mursalim alias Salim bin Tajuddin (47) ternyata belum berakhir.

Meski pihak kepolisian Polres Sidrap sudah mereleace kasus kematian Salim dengan cara gantung diri karena Depresi dan sudah diterima dari perwakilan keluarga almarhum. Namun disisi lain, kasus tersebut ternyata belum diterima oleh Pihak Keluarga Almarhum.

Salah satunya Istri Almarhum yakni Salija. Salija yang di dampingi saudaranya dan kerabatanya di Makassar (5/11) mengaku bahwa dirinya tidak tahu perwakilan keluarga yang mengahdiri Press Releace yang di Gelar di Mapolres Sidrap itu. Pada Minggu (3/11).

Diakuinya, Salija mengaku menerima surat audensi bersama Pihak Polres Sidrap pada hari yang bersamaan dengan Press Releace itu, namun pihak nya tidak sempat menghadiri undangan itu. Bahkan pihaknya juga tidak pernah mengarahkan pihak keluarga untuk mewakili keluarga Almarhum.

“Kalupun ada yang mengaku dari keluarga kami pada saat press releace, itu hak mereka. Intinya kami belum pernah mengaku menerima kematian suami saya yang penuh keganjalan,” Ujar Salija ditegaskan Sodaranya.

Salija mengaku banyak keganjalan pada kematian suaminya itu. hanya saja Salija tidak mau mengungkapkan keganjalan itu. Dirinya menyimpan bukti-bukti keganjalan itu untuk pengusutan tingkat polda.

“saya belum bisa ungkap itu pak. Saya sengaja simpan untuk diusut oleh Polda,” Ujar Salija. (*)

Komentar