oleh

Kisah Anak Petani Mencalongkan Diri Sebagai Kepala Desa

Refortase.com – Kisah seorang anak petani di Desa Sereang, Sidrap menjadi perbincangan hangat di media sosial. Anak petani itu diketahui bernama Andi Mattalatu Itje.

Andi Mattalattu sapaan akrabnya Andi Attu itu dikabarkan mulai melakukan terobosan -terobosan. Saat di temui di Salah satu warkop di desa Sereang, Andi Attu mengaku ingin membawa Desa Sereang menjadi desa percontohan yang maju, di Kabupaten Sidrap.
Disinggung soal alasannya mencalongkan diri sebagai Calon kepala desa, dirinya hanya menjawabnya dengan simple.

”Sebagai putra daerah, saya merasa terpanggil untuk berjuang bersama masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan kenyamanan bagi warga desa, apabila terpilih sebagai Kades,” Ungkapnya.

Tidak hanya itu, Lanjut Andi Attu menjelaskan, bersama masyarakat Sereang ingin memberikan warna baru di masa yang akan datang.

“saya juga ingin memberikan warna baru yang lebih baik di pemerintahan desa untuk masa yang akan datang, ” katanya sembari mempersilahkan minum kopi.

Sementara alasan lain yang sangat mendasar bagi pria yang dikenal ramah ini adalah karena dukungan mayoritas dari para kerabat dekat dan teman-temannya.

Kedekatannya dengan sejumlah tokoh di daerah tersebut membuat Andi Attu dipercayainya untuk memberikan aura positif bagi masyarakat setempat.

”Keinginan untuk mengabdi melalui jabatan politik di tingkat desa dengan menjadi kades juga adanya dorongan teman, kerabat, serta tanggung jawab sosial akan pentingnya kaum muda berperan aktif membangun desa. Saya banyak belajar dan berkonsultasi dengan teman-teman, tokoh tokoh sukses dan berpengaruh di kota sidrap sampai hari ini, ” ungkapnya.

Meski merupakan pengalaman pertama, Andi Attu mengaku sudah memiliki banyak program. Salah satunya adalah akan memanfaatkan dana desa yang jumlahnya mencapai milyaran.

”Dana desa harus dikelola secara transparan dengan melibatkan warga. Banyak program yang nanti akan memanfaatkan dana desa untuk kemakmuran warga, yang mayoritasnya petani, ” terangnya.

”Doa dan dukungan senantiasa terus kami harapkan untuk kemajuan kita bersama. Untuk warga sereang jangan sampai tidak datang pada hari pencoblosan nanti, untuk kebaikan desa tercinta. Dimulai dengan Bismillah, semoga kelembutan hati masyarakat desa kelahiranku ini bisa memberikan hak suaranya pada kami, ” harapnya.

Penulis : Bahar
Editor : Adhy

Komentar