oleh

Lepas Peserta KKN Bupati Lotim Puas Dengan Kegiatan Mahasiswa

Lombok Timur NTB – Acara pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (UNRAM) dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Lombok Timur, Kamis (04/08/22).

Dr. Islamuhudi, Koordinator Dosen Pembimbing KKN Universitas Mataram dalam sambutannya menyampaikan harapan, kiranya kegiatan KKN ini menjadi gerbang sinergi antara dunia kampus dengan pemda untuk kemajuan bersama di bumi patuh karya, Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan ucapan Terima Kasih yang luar biasa atas bantuan seluruh komponen pemerintah daerah Lombok Timur, mulai dari Bupati sampai para Kades di tempat KKN.

Disebutkannya, jumlah mahasiswa yang melaksanakan KKN sejak tanggal 20 Juni sampai tanggal 3 Agustus, sebanyak 997 orang, Jumlah itu menjadi yang terbesar yang di Kirim ke Kabupaten Lombok Timur yang tersebar di 95 Desa dan Kelurahan di 16 Kecamatan, dengan Tema “Penanggulangan Stunting”.

“Semoga KKN berikutnya kami bisa mendapatkan informasi tema-tema pembangunan yang urgen. KKN tematik mengedepankan inovasi dan interaksi serta partisipasi langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Lombok Timur dalam sambutan pelepasannya mengutarakan bahwa moment hari pelepasan tersebut bertepatan dengan hari dimana seluruh ASN di daerah ini menggunakan pakaian adat.

“Kami menerima dan melepas adik-adik pada hari kamis, saat kami menggunakan pakaian adat. Alhamdulillah dengan kebijakan ini kita kembali mengetahui dan mengaplikasikan adat istiadat kita,” Ujar Bupati.

Selain juga, sambung Bupati, dengan diterapkannya kebijakan ini para penenun di Lombok Timur bisa tersenyum, karena hasil karyanya dipakai oleh para pejabat, staf dan seluruh ASN se-Lombok Timur.

“Dulu kami terima adik-adik di kantor Bupati, tempat kami melaksanakan amanah kami. Semoga ada adik-adik nanti bisa menjadi Bupati, kadis-kadis dan orang-orang sukses lainnya,” tuturnya.

Menurut orang nomor satu di Lotim ini, dari hasil pengamatannya, semua kadus dan kades di tempat para mahasiswa KKN merasakan kepuasan dan berterima kasih atas semua kegiatan para mahasiswa, Disampaikannya, semua Kepala Desa melaporkan ke pihaknya tidak ada yang merasa kecewa terhadap hasil kegiatan KKN adik-adik mahasiswa. Bahkan, para kades meminta beberapa hal.

Yang pertama, pada tahun-tahun berikutnya para mahasiswa yang KKN bisa ditambahkan jumlahnya, minimal 25 orang. Saat ini hanya berjumlah 9 sampai 11 orang. Jumlah itu dirasa masih kurang, berkenaan dengan durasi kegiatan KKN agar lebih lama lagi, jangan hanya 46 hari, bahkan kalau bisa 100 hari. Dengan begitu keberadaan para mahasiswa bisa bermanfaat secara optimal.

“Ini menunjukkan kepuasan para kades kami di Lombok Timur. Kita berharap kehadiran para mahasiswa di tengah-tengah masyarakat bisa mempercepat kenaikan IPM kita, sehingga bisa meningkat dari 8 menjadi paling tidak rangking ke-7,” Ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lotim, Sekda Lotim, beberapa Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa, serta semua Dosen Pembimbing dan Mahasiswa peserta KKN.(win)

Editor: A2W

Komentar