oleh

Lewati Ketinggian, Rencana Pembangunan Gedung Hotel di Sorot

WAJO, Refortase.com – Pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang rencananya dibangun penginapan atau perhotelan di kabupaten Wajo diduga menyalahi aturan.

Pasalnya, pembangunan yang terletak di jalan pahlawan tersebut diduga melewati ketinggian bangunan dari pada Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dalam IMB tertara hanya tiga lantai. Kenyataannya dibangun lebih dari tiga lantai.

“ini diindikasi kuat telah menyalahi aturan yang berlaku dan juga dari segi perizinanya 

Bangunan yang diperkirakan berlatai 5 tersebut saat ini masih dalam proses tahap penyelesaian pekerjaan yang berdasarkan informasi kalau merupakan bangunan gedung milik salah satu pengusaha wajo,” Ujar Andi Sumitro yang juga ketua lembaga badan pemantau dan kebijakan publik kabupaten wajo

“Pelanggaran ini tentu berdampak pada pendapatan daerah. Karena per lantai ada pendapatan,” jelasnya.

Dari hasil penulusuran yang dilakukan lembaganya itu ditemukan IMB yang tidak sesuai. 

Bahkan dirinya mensinyalir adanya kesan pembiaran yang dilakukan prihal pemkab dan kesan menutup mata terhadap pembangunan gedung tersebut.

Hal serupa juga tak jauh berbeda diungkapkan oleh wanto salah satu warga kota sengkang mengaku bangunan tersebut seharusnya jelas legalitasnya dulu baru dibangun jangan mau seenaknya membangun tanpa sesuai prosedur dan aturan yang berlaku dan apabila kalau ini jelas menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan IMB harusnya ada sanksi yang jelas dari pihak pemkab wajo

“kalau perlu ya dibongkar kalau melanggar aturan dan harusnya aturan kan ditegakkan bagi siapa saja yang melanggarnya,” kata dia.

Dan jangan sampai dari sekian banyak bangunan gedung yang ada di kabupaten wajo ini baik itu bangunan penginapan dan sejumlah hotel dan klinik juga apotik apotik yang ada di sengkang kabupaten wajo ini banyak yang tidak sesuai prosedur dan aturan yang ada.

Dan ini perlu dan penting untuk menjadi perhatian bersama utamanya pihak pemerintah dan penegak hukum di wajo dan bila perlu membentuk tim untuk menindak lanjuti hal tersebut dan menegakkan aturan yang berlaku.   

Sementara Kabid Tataruang dan Pertanahan Dinas PU Kabupaten wajo,  andi yusri yang dimintai keterangan secara terpisah terkait hal tersebut mengatakan kalau pihaknya dalam hal bangunan gedung ini sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini dengan pihak instansi dinas 

Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kabupaten Wajo terkait soal perizinanya dan juga dengan pihak pemilik bangunan gedung berlantai tersebut dan menyatakan kalau izin imb tersebut memang hanya untuk 3 lantai saja, namun kenyataan dipembangunan gedung bangunan tersebut ada 5 lantai yang dibangun. 

Namun pihak pemilik mengatakan kalau saat ini sedang berada didaerah Propinsi dalam salah satu urusan lain dan rencana baru mau melakukan pengurusan selanjutnya untuk 5 lantai bangunan gedungnya tersebut.

Sementara Kadis Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kabupaten Wajo Andi Bau Manussa yang dimintai tanggapan denga hal tersebut diatas mengatakan bahwa
untuk izin lingkungan tidak mamakai amdal melainkan UKL UPL dan sudah dikaji DLHD.

Untuk tata ruang dari PU sudah sesuai. Hanya jalan kabupaten

Ijin bangunan sudah jalan dengan ketentuan apabila desing gambar tidak sesuai dengan yang dikerjakan maka diperintahkan membuat revisi gambar kemudian mengurus IMB yang baru dan membayar retribusi di BPD serta dicabut isin lamanya.

kilahnya

Disinggung soal slf dalam suatu bangunan, dirinya mengatakan kalau tidak boleh dilakukan slf kalau bangunan sementara berjalan, nanti rampung betul atau serah kunci untuk ditempati baru tim slf masuk

SLF baru diusahakan berjalan dipenghujung 2020 karena belum terbentuk timnya, timnya berasal dari akademisi dan konsultan serta aparat unsur tehnis, honor tim mesti dianggarkan dan sknya ttd BUPATI

Dan Khusus bangunan depan spbu pahlawan komponen slf akan diharuskan membuat slf setelah rampung bangunanya dipenghujung 2020 ini.tambahnya

Penulis : Arw
Editor : Adhy

Komentar