oleh

LMRRI Ungkap Penyebab Kerusakan Jalan di Tingarafosi Wajo. Begini Tanggapan DPRD

WAJO, Refortase.com – Salah satu penyebab kerusakan jalan Hotmix di Tingarafosi disebabkan mobilisasi angkutan dump truk yang over kapasitas.

Hal itu di ungkapakan salah satu pihak LSM LMRRI Kabupaten Wajo, Ardi yang mendampingi masyarakat me nyampikan aspirasi di kantor DPRD Kabupaten Wajo. Senin 20 Oktober 2020.

Menurut Ardi, warga sangat mendukung program Bupati Wajo untuk membangun jalan, hanya saja, jangan karena mengerjakan jalan lain, tapi justeru merusak jalan yang sudah bagus.

Akhir-akhir ini, jalan tersebut banyak dilewati mobil truk bermuatan Material untuk peningkatan jalan. Namun truk tersebut sudah melewati batas muatan. Akibatnya, jalan yang dilalui tersebut sedikit demi sedikit mengalami kerusakan.

Dihadapan para Dewan yang terhormat itu, Ardi mengaku masyarakat setempat keberatan dengan kendaraan yang digunakan kontraktor memuat material yang bobotnya melebihi kapasitas.
“Kami sudah sampaikan kepada pihak kontraktor, alasannya akan diperbaiki setelah proyek selesai dengan menimbunnya, tapi kami tolak, karena kalau hanya ditimbun tanah dan turun hujan maka akan berlubang lagi, seperti kubangan kerbau,” jelasnya.

Ardi juga mengancam, akan menutup jalan bersama dengan warga, apabila kontraktor tidak mau memenuhi tuntutan warga untuk memperbaiki jalan yang rusak, atau pemerintah tidak bersedia menganggarkannya pada tahun 2021.

Menanggapinya, Salah satu anggota DPRD Wajo, Drs H.Ridwan Angka mengapresiasi kedatangan warga yang menyampaikan aspirasinya itu. 

Katanya, kedatangan warga ke DPRD adalah langkah yang benar, karena ini adalah rumah rakyat.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan para aspirator, selaku penerima aspirasi kami akan menerimanya dan akan kami lanjutkan ke pimpinan DPRD,” ujarnya.

Semengara Asri Jaya Latif yang juga anggota DPRD Wajo itu mengaku masalah tersebut segera diatas. Kata dia, kalau dibiarkan akan menambah kerusakan jalanan.

“Kita harus carikan solusi, masyarakat tidak boleh dirugikan, dan kontraktor juga bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan tepat waktu,” ujarnya.

Ketua Komisi 3 DPRD Wajo, Taqwa Gaffar, yang ikut mendampingi tim penerima aspirasi, berjanji akan segera menindaklanjuti pengaduan warga.

Taqwa berencana turun ke lokasi besok bersama dengan Kadis PU untuk meninjau langsung kegiatan kontraktor.

“Insyaallah besok saya bersama dengan Kadis PU ke lokasi. Biar Kadis PU yang panggil PPK dan kontraktornya, mudah mudahan ada solusinya,” ujarnya.

Taqwa juga memberikan warning agar pihak kontraktor menghentikan pengoperasian truk besar yang melebihi kapasitas muatannya.

“Saya harap kontraktor, menghentikan pengoperasian mobil besar yang kapasitasnya melebihi muatan,” tegas Taqwa.

Penulis : Arw
Editor : Adhy

Komentar