oleh

Napi di Palopo di Bekali Keterampilan Dari Pemkot

PALOPO, Refortase.com – Para narapidana wanita yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Palopo, akan dibekali keterampilan khusus selama menjalani masa tahanan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, yag akan turut membantu pemberdayaan para narapidana perempuan tersebut. Bahkan orang nomor satu di Palopo ini akan menyalurkan bantuan berupa mesin jahit atau alat untuk tata rias.

“Bantuan ini bertujuan untuk membantu memberdayakan para napi perempuan di Lapas Palopo saat ini,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan bantuan ini nantinya mereka (napi perempuan) bisa mengasah keterampilan mereka selama menjalani masa tahanan.

“Sehingga begitu mereka bebas, para napi ini tidak takut untuk tidak diterima bekerja dan menjadi gelandangan. Mereka bisa membuka usaha sendiri dengan keterampilan yang mereka dapatkan selama di lapas,” katanya.

Rencana penyerahan bantuan ini diakui Wali Kota baru sebatas pengusulan dan akan diajukan anggarannya oleh OPD yang memungkinkan menangani hal ini. Bahkan, Pemerintah Kota Palopo akan mencari agar mendapat membantu bantuan serupa dari pemerintah Provinsi Sulsel ataupun Pemerintah Pusat.

Untuk diketahui, baru-baru ini, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, didamping Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo Utia Sari, menerima kunjungan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Sulsel Fitria Sainuddin.

Dalam kunjungan ini, Fitria Sainuddin, menyampaikan hasil kunjungannya di Lapas Palopo. Dimana, disebutkan, jumlah penghuni lapas di Palopo banyak diantaranya perempuan dengan usia produktif.

Olehnya itu, dirinya berharap, Pemerintah Kota Palopo, ikut memperhatikan para napi perempuan ini dengan memberikan bantuan alat keterampilan kepada mereka.

“Kami mohon bantuan pak wali, karena setelah kami berkunjung di lapas, ternyata sangat banyak sekali penghuni lapas yang di dominan oleh kaum wanita khususnya remaja,” ujarnya.

“Bagus mungkin pak wali kalau kita berikan bantuan berupa mesin jahit dan paket merias supaya mereka bisa produktif dan kalau bebas mereka bisa memiliki kegiatan dan membuka sendiri lapangan kerja atau usaha,” lanjutnya.

Komentar