oleh

Ngaku Nabi, Lelaki Asal Gowa Ditangkap di Toraja

TORAJA, Refortase.com – Seorang pria asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan(Sulsel), bernama Paruru Daeng Tau mendadak viral di media sosial setelah mengaku dirinya sebagai rasul terakhir. Karena ulahnya, dia pun dipenjara atas kasus penistaan agama.

Kasus Paruru Daeng Tau viral di akhir tahun 2019. Kala itu, Daeng Tau saat itu menghebohkan media sosial usai dirinya menjadi pimpinan Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP) di Dusun Mambura, Desa Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel.

Saat dikonfirmasi, Paruru Daeng Tau membantah kalau dirinya telah mendeklarasikan diri sebagai rasul terakhir. Apalagi sampai disebut apa yang dia ajarkan ini bertentangan dengan rukun Islam.

“Saya tidak pernah melarang puasa, apalagi salat lima kali sehari,” kata Paruru di Makodim 1414/Tana Toraja, Senin (2/12/2019).

Sebelumnya, media sosial geger dengan adanya ajaran LPAAP yang dipimpin Paruru Daeng Tau yang punya sekitar 50 orang pengikut. Disebutkan juga, dalam ajaran tersebut anjuran salah hanya dua kali sehari. Selain itu, dia mengubah aturan soal zakat, puasa dan ibadah haji.

“Saya bersumpah, saya tidak pernah mengatakan kalau saya ini nabi atau rasul,” ujar dia.

Rupanya, terdeteksi, pelaku telah beraktivitas menyebarkan ajarannya itu sejak Juni hingga Juli 2019, dan ada delapan Kepala Keluarga (KK) jadi pengikutnya. Dia pun dilaporkan MUI Tana Toraja.

Daeng Tau telah melanggar pasal 156 huruf A KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Komentar