oleh

Pemasangan Lampu Desa di Sidrap Mulai di Sorot

Ilustrasi tiag lampu jalan desa

SIDRAP, Refortase.com – Program Bupati Sidrap yang akan menjadikan kabupaten Sidrap sebagai kabupaten bersinar patut diapresiasi.

Seluruh kepala desa yang ada di kabupaten Sidrap wajib memasang lampu jalan minimal 10 titik per desa melalui dana ADD. Namun, bagaimana jika program tersebut bisa berjalan lancar jika ada oknum yang merasa dirinya penguasa megintimidasi pihak kepala desa.

Sejumlah kepala desa mengaku bingung dengan program orang nomor satu di kabupaten Sidrap itu. Menurut salah satu kepala desa yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengaku heran dengan program tersebut.

Kata dia, dirinya bersama pihak Desa dan warga setempat sementara merancang pemasangan lampu desa itu pada titik-titik yang akan dipasangi lampu. Namun kata dia, malam harinya sudah berdiri tegak tiang lampu.

“Nanti kita tahu tiang lampu sudah terpasang,. Nanti pada saat ada telephone masuk meminta dana pemasangan lampu,”ujarnya.

Padahal sebelumnya, pihak pemerintah setempat hanya mengarahkan (wajib-red) kepala desa masing-masing untuk memasang lampu jalan desa.

“Silahkan Desa kerjakan masing-masing. Apakah mau dipekerjakan atau Desa langsung yang kelola. Itu hak Desa,’katanya lagi.

Jadi, sambungnya pihak Desa tidak bertanggung jawab atas berdirinya tiang lampu tersebut. Pasalnya, belum ada di RPJMDesa.

Menanggapi hal itu, Pihak Pemdes sendiri mengaku bahwa pemasangan lampu tanpa koordinasi denga pihak Desa dianggap keliru.

Karena, kepala desa yang bertanggung jawab sepenuhnya pada anggaran tersebut. Jadi, kata dia kalau terjadi apa-apa maka kepala desa lah yang bertanggung jawab.

masih bingung melaksanakan program tersebut. Sehingga mereka terlambat memasukkan pada RPJMDesa.

Informasi yang diterima, di Desa Buae kata warga, pihak Desa belum memasukkan program tersebut di RPJMDesa, namun tiang listrik sudah berdiri di sejumlah titik.

Komentar