oleh

Pemkab Pangkep Luncurkan Program Barunya

PANGKEP, Refortase.com Pemerintah Kabupaten Pangkep meluncurkan salah satu program barunya yang bergerak dibidang kesehatan, di alun alun Citra mas Pangkep, Selasa (05/05). Program tersebut diberi nama “Pangkep Sijagai”.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau mengatakan program tersebut merupakan salah satu program unggulan bidang kesehatan sebagai salah satu agenda 100 hari kerja pemerintahan bupati dan wakil bupati Pangkep.

Bupati Pangkep Yusran Lalogau optimis program ini bisa sukses dalam program 100 hari pemerintahannya, dengan melibatkan 3.265 tenaga kesehatan dari dua rumah sakit yakni RS Batara Siang dan Rumah Sakit Pratama.

Tidak hanya itu program ini melibatkan tenaga dari 23 puskesmas, dan 70 puskesmas pembantu, termasuk 5 klinik, 38 unit ambulance, dan 1 unit ambulance laut.

“Kalau semua ini bergerak, maka tidak boleh lagi ada masyarakat Pangkep yang terlantar, atau tidak mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal,” ujar Yusran.

Program yang diinisiasi Dinas Kesehatan dan RSUD Batara Siang ini tentu diakui sebagai salah satu misi Pangkep Hebat di bidang kesehatan yakni Pangkep sehat.

“Dan semua elemen harus mendukung dan mensukseskan, karena ini merupakan layanan peningkatan akses kesehatan untuk semua lapisan masyarakat,” tambah Bupati termuda di Sulawesi Selatan tersebut

Bupati menjelaskan, Pangkep Sijagai ini dimaknai sebagai Pangkep yang saling menjaga. Saling menjaga dalam satu rumah tangga, saling menjaga dalam satu rukun tetangga, wilayah, satu desa, kecamatan hingga saling menjaga satu kabuaten Pangkep.

“Goldnya bagaimana kita saling menjaga yang diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat sebagai upaya mewujudkan Pangkep Sehat dalam pemerintahan Pangkep Hebat,” tutupnya.

Sementara itu Direktur RSUD Batara Siang, dr Annas menjelaskan program ini diharapkan bisa menjamin pemenuhan hak dasar masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar, memberikan perlindungan kepada masyarakat dan petugas kesehatan dalam pelayanan serta meningkatkan peran dan dukungan keluarga, masyarakat dan pemerintah terhadap keberhasilan pembangunan kesehatan.

Menurutnya, Pangkep Sijagai ini merupakan program unggulan bidang kesehatan yang dikemas dalam tiga kegiatan, seperti program home care dan home visit yang diaplikasan dalam kegiatan kunjungan petugas medis secara berkala kepada pasien dengan kriteria penyakit kronis berat dan tidak mampu lagi ke sarana puskesmas atau rumha sakit.

Selain itu juga program Jemput Antar Ambulance, penanganan kedaruratan medik dan Layanan Panduan Call Center, yakni layanan masyarakat yang membutuhkan penanganan kedaruratan medik di tempat dan yang membutuhkan bantuan ambulance akan segera dikunjungi tim yang bertugas.

“Bila dapat ditangani di tempat maka akan dilakukan penanganan hingga selesai. Bila memerlukan tindakan lanjutan di sarana kesehatan, maka akan segera dievakuasi,” ujar dr Annas yang juga anggota Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Pangkep.

Lebih jauh dijelaskan, jika saat ini Pangkep juga memiliki program Desa Siaga 1 Dokter 1 Desa, yang akan terus memantau kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Bila ada masalah kesehatan maka asisten hebat akan melaporkan ke pemerintah kabupaten melalui Hotline Hebat untuk aksi cepat tanggap. Bidan dan perawat akan berkoordinasi dengan dokter penanggung jawab untuk tindakan mediknya. Program ini terutama dititik beratkan pada kasus-kasus kehamilan dan persalinan, gizi buruk dan stunting serta masalah-masalah kesehatan lainnya,”tutup dokter ahli bedah tersebut. (*)

Komentar