oleh

Pengadaan Bibit Murbei Dipertanyakan

WAJO, Refortase.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Pemantau Dan Kebijakan Publik (BPKP) Kabupaten Wajo mempertanyakan kwalitas bibit murbei tersebut. Hal itu disampaikan Ketua BPKP Wajo, Andi Sumi. Rabu (11/11).

Menurut Andi Sumi bahwa program Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Sulsel yang untuk mengembalikan kejayaan sutera di Kabupaten Wajo itu malah menjadi sorotan.

“Ini perlu diperjelas dan diawasi bersama karena anggaran ini bukan sedikit dan menggunakan uang negara”.Cetusnya.

Hal sama diungkapkan oleh Andi sebagai warga dan juga hasil yang dilihat dilokasi memang patut dipertanyakan terkait bibit murbei yang ditanam tersebut melalui KPH Walanae.

Sementara Junan selaku Kepala UPTD wilayah Bone, Soppeng dan Wajo Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel yang dihubungi melalui via whatsaap mengaku bahwa pihaknya hanya mendistribusikan saja bibit murbei.

Junan merinci pengadaan bibit murbei sebanyak 1 juta bibit dengan rincian 300 ribu bibit pada tahap pertama yaitu di desa Bonto Penno Kecamatan Majauleng. 220 ribu bibit di Desa Pasaka dan 80 bibit sudah ditanam dan bahkan sudah tumbuh.

Penulis : Arw
Editor : Adhy

Komentar