oleh

Proyek Papin Blok Sekolah Tanpa Papan Informasi Marak di Wajo, Diduga Ada Gratifikasi Dinas Terkait

WAJO, Refortase.com – Puluhan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Wajo mendapat sorotan dari penggiat anti korupasi. Pasalnya, sekolah tersebut yang keciprat dana Proyek Paping blok yang sudah berjalan tidak memasang papan nama proyek. Sehingga masyarakat sendiri tidak bisa memantau/ikut mengawasi jalannya proyek tersebut.

Dengan ini masyarakat punya asumsi terhadap dinas terkait adanya permainanan di dalam pengadaan proyek tersebut, dikarenakan dinas terkait tidak memberi teguran atau sanksi kepada rekanan yang mengerjakan sampai saat ini.

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tegas salah satu Penggiat anti Korupsi Germawanto.

Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, di mana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek. Papan itu memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” ungkapny.

Germawanto menjelaskan, berdasarkan penelusuranya di sejumlah sekolah SMA di Kabupaten Wajo, Rata-rata kepala sekolah mengaku tidak tahu menahu soal data-data proyek papin blok tersebut. Mereka hanya tahu bahwa Proyek tersebut dari Dinas Pendidikan Propinsi.

Sementara salah satu konsultan dari SMA 4 Anabanua Maningpajo akan menindaklanjuti terkait papan informasi tersebut. “Itu kewajiban kami pak menyediakan itu sebagai keterbukaan transparansi informasi kepublik,”ujarnya.

Begitu pula konsultan SMA 15 Sajoanging, Rezky mengaku bahwa papan informasi kegiatan proyek itu sudah lama diorder, hanya saja dibuat di percetakan di luar kabupaten. “paling nanti sudah terpasang.” iya pak nanti tertuang/tercantum semua di papan proyek, besok pagi insya Allah sudah terpasang” tutup Rezky.

Sekedar diketahui di Kabupaten Wajo ada sekitar 15 sekolah tingkat SMA yang ada dan disinyalir sebagian besar sekolah tersebut mendapatkan kegiatan pekerjaan yang serupa bahkan informasi yang berhasil dihimpun selain paving blok jalanan sekolah ada juga pagar sekolah.

Penulis : ARW


Komentar