oleh

Rapurna TMMD-Ke 111 TA.2021

BONE, REFORTASE.com – Bupati Bone DR H.A Fahsar M.Padjalangi M.si. menghadirin Rapat Paripurna (Rapurna)sekalian membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111Tahun 2021, di Baruga Lateyaririduni Rujab Bupati selasa.15.06.2021


Hadir bersama Bupati, danrem 141 /Tp Dandim 1407/Bone, Wakil Ketua DPRD Kab.Bone, Kepala DPMPD,Kab Bone Drs.H. Dudi Fahrudin, dan Sekretaris Bappeda,Kab Bone


Rapurna Evaluasi TMMD ke-111 TA 2021 yang diikuti Para Bupati/Danrem Dandim dan pejabat2 lain melalui layanan Video Confrence. Rapurna tersebut dilaksanakan dalam rangka kegiatan TMM, Ke -111,yang dilaksanakn selama kurun waktu tahun 2021 sekaligus membahas rencana pelaksanaan TMMD tahun berikutnya dalam tiga tahap yang akan melibatkan 150 Satgas (Kodim) yang tersebar di 34 Provinsi dan 150 Kabupaten/Kota yang dilaksanakan dalam waktu 30 hari.


Dalam kesempatan tersebut, dDanrem 141/TP menyampaikan, kehadiran program TMMD ditengah-tengah masyarakat bukan sekedar menghadirkan bangunan fisik, bukan juga sekedar tambahan sarana dan prasarana desa, akan tetapi yang lebih penting yaitu terbangunnya semangat gotong-royong, semangat kebersamaan membangun desa sebagai basis ketahanan Nasional dan terjalinnya komunikasi yang baik antara TNI, Polri, Kementerian/LPNK, pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa.


Lebih lanjut danrem 141/TP mengatakan, kehadiran TMMD ditengah masyarakat harus dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya membangun ketahanan Nasional yang dimulai dari ketahanan wilayah, utamanya adalah ketahanan desa.


Sementara itu, Bupati Bone mengikuti rapat tersebut mengemukakan, bahwa Rapurna TMMD ke-111 merupakan evaluasi dari program TMMD yang sudah dilaksanakan di wilayah NKRI, khususnya di tempat propensi Sul-Sel termasuk Kabupaten Bone pada Tahun 2021 Program TMMD menurutnya sangatlah penting karena merupakan program dari TNI yang tujuan utamanya untuk membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan fungsinya ditengah-tengah masyarakat.

“Saya pribadi sangat mendukung dan juga ingin terus mengembangkan kerjasama antara TNI dengan pemerintah daerah dibidang-bidang yang lainnya. Bukan hanya dikegiatan fisik, tapi juga harus ada langkah-langkah untuk pemberdayaan masyarakat. Ya, seperti kita kerjasama dibidang kesehatan, pendidikan, ketahanan negara, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Dikatakan Wabup, dari hasil evaluasi program TMMD ke-41 yang telah dilaksanakan sudah berjalan secara maksimal. Namun, karena dalam situasi pandemi Covid-19 berbagai bantuan dan pendanaan yang berasal dari APBD sedikit terganggu karena adanya refocusing anggaran.

“Tapi bukan berarti kita tidak melaksanakan, melaksanakan hanya anggarannya sedikit dikurangi. Mudah-mudahan setelah selesainya masalah ini (red_pandemi Covid-19) kita bisa kembali melaksanakan kerjasama ini (red_Program TMMD) dengan sesuai apa yang seperti biasanya kita lakukan,” terangnya.

Terkait dengan pelaksanaan program TMMD, dikatakan Wabup, pihaknya akan dan selalu memberikan dukungan secara maksimal, baik dari segi pendanaan, kontribusi masing-masing SKPD terkait, maupun pihak desa yang menjadi target dari Progam TMMD agar dapat memfasilitasi dan menganggarkan mi berupa anggaran pendampingan dari kegiatan TMMD.

“Jadi pemerintah daerah akan membantu dan mendukung program ini (red_TMMD) Insya Allah pasti akan maksimal, karena dilihat dari fungsi dan juga dilihat dari manfaatnya sungguh sangat terasa dan besar manfaatnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (slm)

Editor : A2W

Komentar