oleh

Ratusan Aparat Gabungan Kawal Pengukuran Stasiun dan Rel KA

MAROS, Refortase.com – Masyarakat Indonesia Timur akan segera merasakan transfortasi yang selama ini mereka impikan. Pasalnya, Pemerintah Daerah dan Pusat kembali melanjutkan pekerjaanya. Meski pembanguna tersebut sempat terhenti.

Untuk itu, dalam rangka mempercepat penyelesaian pembangunan stasiun dan rel Kereta Api (KA) Kota Makassar menuju Kota Parepare itu.

Badan pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Maros bersama dengan Balai Kereta Api Dirjen Hubdar Kemenhub serta Tim Apresial, Menerjungkan sekitar 656 aparat gabungan dari TNI dan Polri dan Pol PP melakukan pengamanan terbuka pada beberapa kecamatan di Kabupaten Maros.

Pantauan media ini, Senin, 31 Agustus 2020 kegiatan yang dilakukan atau pengukuran tanah yang dilakukan BPN Maros dengan pengawalan ketat itu berjalan mulus tanpa ada hambatan.

Dilokasi pengukuran juga terlihat Kanwil BPN Propinsi, Bambang Priyono SH MH, Kepala Kantor BPN Maros DR. Andi ansar kadir SH MH serta Jabaran kepala seksi infrastruktur Pertanahan Maros juga terlibat langsung melakukan pengukuran.

Sejumlah masyarakat setempat khsusnya yang sudah mendapat ganti rugi merasa bersyukur setelah pemerintah mempercepat pembangunan tersebut agar tidak terbengkalai.

“Kasihan itu Pak, jika pembangunan Stasiun dan Rel KA tersebut terbengkalai. Pembangunan itu pak diperkirakan menelan dana sekitar 2 Triliun,” Ujar Rahman salah satu warga yang hadir dilokasi pengukuran.

Penulis : Adhy

Komentar