oleh

Ribuan Pil Ekstasi Jelan Nataru Gagal Beredar di Sidrap

SIDRAP, Refortase.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Sidrap berhasil menggagalkan peredaran ribuan pil Ekstasi di kabupaten Sidrp jelang Natal dan tahun baru (nataru). Senin (21/12).

Berawal dari informasi bahwa akan ada peredaran ekstasi diaidrap jelang nataru. Barang yang akan diedarkan tersebut berasal dari Kota Nunukan Kalimantan Timur.

Informasi tersebut terus dipelajari dan dikembangkan pihak aparat. Akhirnya, seorang pemuda berasal dari Desa Kalempang, kecamatan Pitu riawa, Kabupaten Sidrap bernama Abdul Azis dicurigai dan dibuntuti saat hendak menjemput barang tersebut di Kota Pare-Pare.

Alhasil, pihak kepolisian tak menyangka jumlah barang haram yang rencananya diedarkan jelang pergantian tahun disidrap itu ternyata barang kelas kakap.

“Jumlahnya 1.710 butir ekstasi yang sudah dikemas menggunakan pembungkus Brownies Crispy Bars,”Ujar Kasat Narkoba Polres Sidrap AKP Andi Sofyan.

Barang buktinya wow, lumayan besar dan banyak. Sedikitnya 1,710 butir obat psikoaktif yang memiliki zat stimulan yang sama dengan metamfetamin berhasil disita dari tangan Abdul Azis (27 tahun).

Pemuda kampung asal Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Sidrap berhasil ditangkap di perbatasan Parepare-Sidrap, tepatnya Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Senin (21/12/2020) kemarin.

Pengungkapan ekstasi kelas kakap ini dipimpin langsung AKP Andi Sofyan,SH,SIK, bersama unit khusus Resmob Satreskoba lainnya, pada pukul 14.30 Wita.

Dari tangan pelaku Azis, pihak kepolisian juga menyita Barang bukti lainnya yakni motor Vino warna silver serta 1 unit Gawai Android merk Oppo.

Kapolres Sidrap AKBP Leonardo Panji Wahyudi,SIK, melalui Kasat ResNarkoba AKP Andi Sofyan menjelaskan pengungkapan kasus ekstasi kakap ini berawal informasi masyarakat jika akan ada transaksi zat MDMA untuk pesta Natal dan pergantian malam Tahun Baru atau Nataru.

“Informasi ini langsung kami tindak lanjuti. Dan Alhamdulillah membuahkan hasil,”lontar AKP Andi Sofyan, Selasa pagi (22/12/2020).

“Kasus ini masih terus kami kembangkan dari mana ia dapatkan dan dimana dilempar penjualannya,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Kapolres Sidrap AKBP Leonardo Panji Wahyudi menegaskan untuk para pelaku penyalahgunaan narkoba (Lahgun) sekalipun pemain kecil hingga besar itu tidak ruang di wilayah hukum Sidrap.

“Intinya, segala bentuk pelaku penyalahgunaan narkoba kami tindak tegas. Tidak ada kata tolerir dan negosiasi. Kami komitmen sikat habis hingga ke meja hijau,”tegas Leonardo.

Sementara pengungkapan kasus ini menambah daftar prestasi jajaran Satreskoba Polres Sidrap dalam usaha menggulung sindikat perusak generasi bangsa.

Pekan lalu, tepatnya 16 Desember 2020, 989 gram atau hampir 1 Kilogram diungkap juga dengan pelakunya seorang perempuan muda bernama Iis Marsela.

IRT yang beralamat di Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Sidrap ini ditangkap dirumahnya dan barang buktinya disembunyikan di kebun milik warga di Kelurahan Kadidi kecamatan Panca Rijang.

Penulis : Adhy

Komentar