oleh

RS Arnum Rappang Tutup Sementara. 68 Karyawannya Positif Covid-19

SIDRAP, Refortase.com – Sebanyak 68 tenaga medis dan karyawan Rumah Sakit Arifin Nu’mang (RS Arnum) Rappang Kabupaten Sidrap dinyatakan positif terpapar Covid-19. Dampaknya, RS Arnum ditutup sementara berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah sidrap.

Mereka harus menjalani perawatan intensif di ruang karantina dan isolasi pada rumah sakit itu yang telah dikosongkan dari pasien umum.

Diektur RS Arnum Budi Santoso membenarkan soal karyawan dan Dokter, Perawat hingga petugas kebersihan positif Corona.

“Iya, ada 68 karyawan kami mulai dokter, perawat hingga petugas kebersihan kami yang terkonfirmasi positif COVID-19,” Ujar Budi Santoso, Minggu ( 13/12).

Para karyawan yang dinyatakan positif Corona tersebut kini sudah ditangani. “Sudah kita isolasi di RS Arnum,” ujar Budi.

Budi Santoso menjelaskan, bahwa terdeteksinya puluhan pegawai itu positif Corona setelah salah seorang dokter melakukan tes swab. Dokter tersebut kemudian dinyatakan positif Corona sehingga tes swab massal pun dilakukan.

“Awalnya kita swab salah satu dokter, ternyata hasilnya positif sehingga kita melakukan swab secara massal, kita targetkan karyawan yang berjumlah 560 orang akan kita swab semua,” ujar Budi.

“Sesuai dengan hasil pertemuan dengan Pemkab, mulai besok layanan RS akan ditutup selama 2 minggu, sementara kami hanya akan melayani karyawan yang terpapar termasuk pasien COVID-19 di Kabupaten Sidrap,” kata Budi.

Saat ini, kasus positif Covid-19 di Sidrap sudah mencapai 293 orang. Ada 27 orang ikut duta wisata Covid-19, 10 dirawat di RS, ada 48 isolasi mandiri, meninggal 5 orang dan yang sudah sembuh 203 orang.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan kasus aktif Covid-19 di Indonesia meningkat dan diikuti dengan angka kesembuhan pasien Covid-19 yang juga menurun. Hal itu disampaikan Doni dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19, secara virtual, kemarin.

“Kasus aktif mengalami peningkatan 4 persen selama kurang lebih 1 bulan terakhir. Padahal 1 bulan yang lalu kasus aktif kita pernah berada pada posisi 11 persen dan hari ini naik menjadi 15,08 persen,” kata Doni.

Penulis : Taufik Saputra
Editor : Adhy

Komentar