oleh

Sekolah Tatap Muka Digelar Juli

MAKASSAR, Refortase.coom – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makasaar, memastikan sekolah tatap muka di Kota Makassar tetap akan digelar pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Kendati kasus di Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan di sejumlah daerah. Sekretaris Disdik Kota Makassar Amalia Malik mengatakan, kondisi di Kota Makassar relatif masih terkendali, terlebih kebijakan tatap muka dikembalikan ke daerah masing-masing sehingga pergelaran di Kota Makassar dipastikan tetap sesuai jadwal.

“Untuk pelajaran tatap muka kan SK 4 menteri itu kan sudah memberikan daerah untuk menentukan bisa dibuka. Jadi tidak harus bulan Juli sebenarnya, Makassar tahun ajaran ini dibuka, cuman kan ada beberapa indikator yang perlu dipenuhi,” ujarnya.

Selain itu guru, orang tua hingga siswa sebagian besar menginginkan tatap muka dilakukan.

Dia membeberkan, dari hasil survei yang dilakukan oleh Disdik, Amalia mengatakan 81% guru merasa kuwalahan menghadapi pembelajaran daring, orang tua 98%. Sementara ada 83% anak yang dilaporkan stres akibat pembelajaran jarak jauh.

“Jadi kemarin kita pakai 429 koresponden, 83% anak itu stess dengan pembelajaran tatap muka ini, orang tua itu sudah tidak sanggup lagi, itu hasil survei kami di Disdiki,” ujarnya.

Dari sisi kesiapan Amalia mengatakan Pemkot tengah berbenah, pihaknya telah menyebar tim yang melakukan verifikasi ke orang tua untuk izin tatap muka, selain itu sekolah juga telah diberi syarat sebanyak 46 indikator yang dibagi dalam 4 komponen yang perlu dipenuhi sekolah.

“Kan ada daftar isian peserta, ada 4 indikator utama, yang harus disiapkan dan dipenuh oleh sekolah. Jadi hasilnya nanti akan menentukan sekolah bisa menggelar PTM atau tidak,” katanya.

Sementara sebelumnya Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nielma Palamba mengaku belum mengantongi hasil survei tersebut, kendati tahapannya telah selesai.

Dia mengatakan akan fokus terlebih dahulu ke PPDB yang sebentar lagi akan dihelak. Kata dia masih banyak persoalan yang perlu diselesaikan.

“Sudah, sudah selesai, hasilnya belumpi, kan kita fokus dulu ke PPDB, kasika kesempatan, ini kan (PTM) bulan Juli ji,” ujarnya.

Hasil verifikasi dari tim verifikator kata dia masih akan ditinjau dan dirapatkan, Disdik sendiri akan melakukan evaluasi kembali data yang nantinya disajikan.

“Yang jelas hasil verifikasi 46 indikator itu dari verifikator akan dilaporkan, kemudian tidak begitu saja dipercaya saya, kita cek juga, dia bilang ada padahal tidak,” tuturnya. (*/c)

Komentar