oleh

Tipu Polwan, Dua Passobis Asal Sidrap di Tarungku

MAKASSAR – Dua pelaku penipuan (sobis) asal kabupaten sidrap akhirnya ditangkap oleh Tim Subdit 5 Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Kedua pelaku berinisial KD dan AC, ditangkap di Kota Parepare, Kamis (14/11/2019). Sementara satu rekan pelaku dalam pengejaran pihak kepolisian.

Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Adnas Abbas mengatakan jika pelaku merupakan sindikat yang kerap beraksi menipu korbannya dengan modus mencatut nama pejabat tinggi polisi.

Tidak tanggung-tanggung, pelaku pun menipu salah seorang polisi wanita (polwan) berinisial AA yang bertugas di Polda Sulsel.

“Dalam aksinya, pelaku mengaku sebagai Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan berpangkat Kombes Pol dan menipu seorang polwan yang bertugas sebagai bendahara Polda Sulawesi Selatan,” ungkap Brigjen Pol Adnas saat merilis pengungkapan kasus di Mapolda Sulsel, Jumat (15/11/2019).

Menurut Brigjen Pol Adnas, pelaku termasuk berhasil menipu korban. Meski awalnya korban tidak langsung percaya.

Namun karena berdalih ada keperluan mendesak, korban akhirnya mengirim uang kurang lebih Rp150 juta ke beberapa rekening yang dipegang pelaku.

“AA dihubungi melalui telepon WhatsApp. Dan pelaku menirukan logat suara Kabid Humas Polda Sulsel yang baru saja dilantik. Korban AA baru sadar setelah korban menelepon Kabid Humas Polda Sulsel kalau dirinya telah ditipu ratusan juta,” terang dia.

Dari situlah, kata Brigjen Pol Adnas, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Saat kedua passobis diamankan, turut disita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp11 juta, dua kartu ATM, dua unit mobil dan empat telepon seluler yang digunakan pelaku menjalankan aksinya.

“Kedua pelaku (KD dan AC) ini berperan sebagai penerima uang dari hasil tranfer oleh korban,” ujarnya.

Tidak sampai di sini, pihaknya masih mengejar satu pelaku lainnya yang berperan meniru suara Kabid Humas Polda Sulsel.

“Pelaku dikenakan undang-undang ITE dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp12 miliar,” tegas Brigjen Pol Adnas.

Komentar